artikel islam terbaru

banyak renungan tentang islam dan cerita lainnya

DIBALIK KESULITAN PASTI ADA KEMUDAHAN

DIBALIK KESULITAN PASTI ADA KEMUDAHAN

√ Ketika kamu tetap tersenyum meskipun merasa sakit.
√ Ketika kamu tetap memberi meskipun tak pernah dibalas.

√ Ketika kamu tetap ceria meskipun terluka.
√ Ketika kamu tetap diam meskipun perih.

√ Dan ketika kamu bahagia meskipun kehilangan.
√ Disitulah ketulusan hati sedang di uji.

√ Kesedihan mengajarkan kita tentang indahnya kebahagiaan.
√ Seperti juga sakit,mengajarkan kita tentang nikmatnya sehat.
√ Dan apabila sakit,Allah SWT yang menyembuhkannya.

√ Seringkali kita berputus asa tatkala mendapatkan kesulitan atau cobaan.
√ Padahal Allah SWT telah memberi janji,"bahwa dibalik kesulitan ada kudahan" pasti ada jalan yang begitu dekat.

Ya Allah.....

√ Muliakanlah orang yang membaca setatus ini.
√ Entengkanlah kakinya untuk melangkah kemasjid.
√ Lapangkanlah hatinya.
√ Bahagiakanlah keluarganya.
√ Luaskan rezekinya seluas lautan.
√ Mudahkanlah segala urusannya.
√ Kabulkan cita-citanya.
√ Jauhkan dari segala musibah.
√ Jauhkan dari segala penyakit,fitnah,prasangka keji,berkata kasar dan mungkar.
√ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan setatus ini.
puisi karya Alm. Uje

puisi karya Alm. Uje

Berikut salah satu puisi karya Alm. Uje yang dibawakan Adiba Khanza:

Siapakah engkau ya Muhammad..
Begitu dahsyatnya engkau berada di relung hati kami..
Seluruh para penghuni alam ini membicarakan engkau..
Jika bukan karena Engkau ya Muhammad...
Semua kami tidak akan pernah mengenal Robb kami...

Duhai ALLAH...
Maukah Engkau menghadirkan Beliau dalam mimpi kami?...
memandang kesejukan wajahnya dalam pelukan hati...
Mendengar kemerduan suaranya memanggil ENGKAU...
sebentar saja YA ALLOH...

Duhai ALLOH...
Semoga ENgkau Bangkitkan kami dalam barisan...
yang sama bersama Rosul kami...
Ya Habibi Ya Rosululloh...

Dari yang merindukanmu..
HANYA ADA 3 HARI DALAM HIDUP INI..!!

HANYA ADA 3 HARI DALAM HIDUP INI..!!

HARI KEMARIN..
Kamu tak bisa mengubah apapun yg telah terjadi..
Kamu tak bisa menarik perkataan yg telah terucapkan..
Kamu tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang kamu rasakan
kemarin.. Biarkan hari kemarin lewat; LEPASKAN saja..

HARI ESOK..
Hingga mentari terbit esok hari,
Kamu tak tahu apa yg akan terjadi..
Kamu belum bisa melakukan apa-apa untuk esok hari..
Kamu tak mungkin tahu.., sedih atau ceria di esok hari..
Karena Esok hari belum tiba BIARKAN saja..

Yang tersisa kini hanyalah

HARI INI..
Pintu masa lalu telah tertutup..
Pintu masa depanpun belum tiba..
Pusatkan saja diri kamu untuk hari ini..
Kamu dapat mengerjakan lebih banyak hal untuk hari ini..,
Bila kamu mampu melupakan hari kemarin..
Dan melepaskan ketakutan akan esok hari..

Hiduplah HARI INI..
Karena masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit..

Hiduplah apa adanya..
Karena yang ada hanyalah hari ini..
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat.. Meski mereka berlaku buruk pada
kamu..
Sayangilah seseorang sepenuh hati hari ini..
karena mungkin besok cerita sudah berganti..

SUBHANALLAH...
Betapa ALLAH hidupkan kita dengan tujuan yang sangat baik. Semoga ALLAH bimbing kita agar
dapat mengerti setiap kejadian dan hikmah yang terjadi di dalam kehidupan kita.
pohon dan buahnya

pohon dan buahnya

Rosulullah Shallahu'Alaihi Wa Sallam bersabda :" Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (HR.Bukhori)

SEORANG MURID bertanya pada Bawa Muhaiyaddeen, “Bisakah Guru menjelaskan kondisi spiritualku, di mana aku sedang berada saat ini?”

Sang Guru menjawab,

“Sebuah benih haruslah ditanam di saat yang tepat.
Ketika ia mulai tumbuh, akarnya menyelusup jauh ke dalam tanah, memeluk dari semua penjuru.
Segera benihnya tumbuh menjadi sebuah pohon.
Seiring perjalanan waktu, pohonnya akan semakin membesar, lalu berbunga dan berbuah.
Tatkala berbuah, buahnya tampak tidak lagi memiliki ikatan dengan tanah.
Walaupun pohonnya terikat ke dengan tanah, namun buahnya justru terhubung kepada manusia dan seluruh makhluk hidup.

Anakku, hidupmu pun demikian.
Walaupun kau telah tumbuh begitu tinggi, sama seperti pohon: keterikatan akalmu, pemikiranmu, dan hasratmu masih pada bumi dan keduniaan. Seperti itulah kondisimu saat ini.

Tapi anakku, kau memiliki sebuah penghubung dalam qalb-mu, di dalam hatimu, yang berfikir tentang Tuhan dan mencari-Nya.

Akan aku jelaskan cara mengembangkan hubungan tersebut. Ikutilah arahan ini baik-baik.

Sebanyak apa pun keterikatanmu pada dunia, jika kau ingin menemukan Tuhan, jika kau ingin menapaki jalan menuju-Nya; engkau, doa-doamu dan ibadahmu harus seperti pohon.

Walaupun sebuah pohon terikat ke tanah, ia memberikan buahnya untuk semua mahluk.
Walaupun kau terikat pada dunia seperti pohon, niatmu harus seperti niat sebuah pohon terhadap buahnya: doa-doamu, pengabdianmu, ibadah-ibadahmu, keunggulan-keunggulanmu maupun semua yang kau lakukan harus terhubung dengan Tuhan, dan kau harus melakukan pekerjaanmu dengan diniatkan untuk kemaslahatan semua makhluk, bukan untuk dirimu sendiri.

Maka setelah itu, barulah kau akan berjalan dengan baik ketika menapaki jalan menuju-Nya.”

Oleh Muhammad Raheem Bawa Muhaiyaddeen
(diterjemahkan oleh Dimas Tandayu dan Herry Mardian).

Bagi Umat Muslim bantu like dan share ya
Semoga bermanfaat